Bupati mas Rio Ajak madas fokus kegiatan sosial bantu warga miskin situbondo
Situbondo-madas.id Bupati Situbondo Yusuf RIo Wahyu Prayogo Hadiri Pelantikan Pengurus Madas Situbondo di Pasir Putih, Jumat 7 Agustus 2026 Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengajak pengurus Organisasi Masyarakat Madura Asli (Madas) Kabupaten Situbondo memfokuskan kegiatan organisasi pada aksi-aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat kurang mampu.
Pesan itu disampaikan Yusuf Rio Wahyu Prayogo saat menghadiri pelantikan pengurus Madas Kabupaten Situbondo di Gedung Serbaguna Pantai Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Jumat 7 Agustus 2026.
Menurut Bupati yang akrab disapa Mas Rio itu, organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan sosial, terutama kemiskinan yang hingga kini masih menjadi tantangan di Situbondo.
“Saya berharap kegiatan sosial yang dilakukan teman-teman itu berdampak betul. Fokus menolong orang, insya Allah ekonomi organisasi juga akan ikut baik. Banyak orang yang akan menitipkan infak dan zakatnya untuk membantu sesama,” katanya.
Ia mengapresiasi aktivitas sosial yang selama ini dijalankan Madas. Menurutnya, kepentingan sosial harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi, bisnis maupun golongan.
“Saya melihat aktivitas sosialnya sangat luar biasa. Kepentingan sosial itu jauh lebih penting dibanding kepentingan pribadi, bisnis, apalagi kepentingan golongan,” ujarnya.
Mas Rio mengungkapkan, angka kemiskinan di Situbondo masih berada di kisaran 11,17 persen. Karena itu, penanganannya tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan organisasi masyarakat dan berbagai elemen lainnya.
“Kemiskinan Situbondo masih 11,17 persen. Masih banyak masyarakat yang secara ekonomi lemah. Itu menjadi tugas saya, tugas pemerintah, sekaligus tanggung jawab moral dan sosial kita bersama,” katanya.
Ia menjelaskan, pemerintah terus berupaya merespons persoalan masyarakat, mulai dari membantu warga yang rumahnya tidak layak huni, anak-anak yang terancam putus sekolah karena keterbatasan biaya, hingga memperkuat layanan kesehatan.
Dalam kesempatan itu, Mas Rio juga menyinggung Program Ambulans Rakyat yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten Situbondo. Hingga kini, kata dia, baru tersedia 38 unit ambulans dari total kebutuhan sebanyak 132 unit.
“Ini baru 38 dari total kebutuhan 132 ambulans. Mudah-mudahan semakin menambah kekuatan kita untuk mengantarkan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan ke rumah sakit,” ujarnya.
(Matsahri)
